Hello reader! How u doin '? hope you're fine
Now i want to share to you about my Karya Tulis Ilmiah (KTI)
or Scientific Writing, that i use as a requirement to complete the lesson
PKW. i also want to share some information that i get from my teacher about
kti.
First, what is the kti? KTI is a paper that presents ideas, descriptions or problem solving systematically, presented objectively and honestly, using standard language, and supported by facts, theory, and / or empirical evidenceguys, so many prestigious competitions of this kti are held.
So we better know how to make the kti. Here is the information and requirement
also instructions to make a kti.
(source: Agnito Moningka, S.S., one of my teacher in school)
KERANGKA
KARYA ILMIAH AKHIR
Judul Depan
dan Cover
Halaman
Pengesahan
Surat
Pernyataan
Abstract
(Bahasa Inggris Maksimal 500 kata / 2 halaman)
Kata
Pengantar
Daftar ISI
Daftar
TABEL
Daftar
GAMBAR
Daftar
LAMPIRAN
- PENDAHULUAN (BAB.I)
1.1 Latar Belakang Penelitian
1.2 Identitas Masalah
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian
1.4 Kegunaan Penelitian
1.4.1 Kegunaan Pengembangan Ilmu
1.4.2 Kegunaan untuk Kebijakan Manajerial
1.5 Kerangka Pemikiran
1.5.1 Kerangka Pemikiran
1.5.2 Premis
1.5.3 Hipotesis
- TINJAUAN PUSTAKA (BAB.II)
- TINJAUAN PENELITIAN SEBELUMNYA (BAB.III)
3.1 Tinjauan Penelitian Sebelumnya
3.2 Perbedaan (originalitas) Dengan Penelitian Sebelumnya.
- OBJEK DAN METODE PENELITIAN (BAB.IV)
4.1 Objek Penelitian
4.2 Metode Penelitian
4.2.1 Tipe Penelitian
4.2.2 Operasionalisasi Variabel
4.2.3 Teknik Pengumpulan Data
4.2.4 Metode Penarikan Sampel
4.2.5 Pengujian Asumsi Klasik atau Uji Validitas
Reabilitas
4.2.6 Model Transformasi Data Ordinal ke
Interval
4.2.7 Model Penelitian
4.28 Tahap-tahap Pengujian Hipotesis
V. OBJEK DAN METODE PENELITIAN (BAB.V)
5.1 Hasil Penelitian
5.2 Analisis Data
VI. INTERPRETASI HASIL PENELITIAN (BAB.VI)
6.1 Interpretasi sesuai Judul …..
6.2 Implikasi Hasil Penelitian dengan Penelitian
Sebelumnya
- KESIMPULAN DAN SARAN (BAB.VII)
7.1 Kesimpulan Penelitian
7.1.1 Kesimpulan Umum
7.1.2 Kesimpulan Khusus
7.1.3 Kesimpulan Penelitian
7.2 Saran
7.2.1 Saran untuk Kebijakan Manajerial
7.2.2 Saran untuk Penelitian Lanjutan/Pengembangan
DAFTAR
KEPUSTAKAAN
GLOSSARY
LAMPIRAN
RIWAYAT
HIDUP
PETUNJUK PENULISAN
• Bahan Yang Dipergunakan
- Kertas HVS 80 gram berukuran 21 x 29,7 cm (A4) warna putih.
- Sampul Luar (Kulit luar) ditetapkan lunak/tipis. Bahan yang digunakan adalah karton Buffalo atau Linen, dengan Merah
- Antara Bab yang satu dengan yang lain diberi pembatas kertas doorslag dengan warna Merah
• PENGETIKAN
- Pengetikan Naskah Karya Tulis Akhir adalah sebagai berikut:
- Pinggir atas : 4 cm dari tepi kertas
- Pinggir kiri : 4 cm dari tepi kertas
- Pinggir bawah : 4 cm dari tepi kertas
- Pinggir kanan : 3 cm dari tepi kertas
- Pengetikan hanya dilakukan pada satu muka kertas, tidak bolak-balik.
- Jenis huruf yang digunakan adalah Verdana, atau huruf yang setara .
- Huruf yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Isi Naskah Font 10
- Judul dalam Bahasa Indonesia ukuran font 18, judul dalam bahasa Inggris ukuran font 14
- Untuk nama penulis ukuran font 12
- Untuk nama lembaga ukuran font 16
• SPASI
- Jarak antar baris yang satu dengan baris berikutnya adalah dua spasi.
- Jarak antara penunjuk bab (misalnya BAB I) dengan tajuk bab (misalnya PENDUHULUAN) adalah dua spasi.
- Jarak antara tajuk bab (judul bab) dengan teks pertama yang ditulis atau antara tajuk bab dengan tajuk anak bab adalah 4 spasi.
- Jarak antara tajuk anak bab dengan baris pertama adalah dua spasi dan alinea teks diketik menjorok ke dalam lima ketukan.
- Jarak antara baris akhir teks dengan tajuk anak bab berikutnya adalah 4 spasi.
- Jarak antara teks dengan tabel, gambar grafik, diagram adalah 3 spasi.
- Alinea baru diketik menjorok ke dalam lima ketukan dari margin kiri teks, jarak antara alinea adalah dua spasi.
- Penunjuk bab dan tajuk bab ditempatkan pada halaman baru.
• Penomoran Bab, Anak Bab, dan
Paragraf
- Penomoran bab menggunakan angka Romawi Capital, di tengah halaman (misalnya BAB I)
- Penomoran anak bab menggunakan angka, diketik pada margin sebelah kiri (misalnya 2.1, 2.2, dst)
- Penomoran cucu bab disesuaikan dengan nomor bab (misalnya 2.1.1, 2.1.2, dan seterusnya)
• Penomoran Halaman
- Halaman Bagian Awal
- Penomoran awal Karya Ilmiah Akhir, mulai dari halaman judul (halaman sesudah sampul) sampai dengan halaman daftar lampiran menggunakan angka romawi kecil (i, ii, dan seterusnya).
- Halaman judul dan halaman persetujuan pembimbing tidak diberi nomor urut halaman, tetapi diperhitungkan sebagai halaman i dan ii (nomor halaman tersebut tidak diketik).
- Halaman abstrak sampai dengan halaman lampiran diberi nomor dengan angka romawi kecil yang merupakan kelanjutan dari halaman judul dan halaman persetujuan pembimbing (halaman iii, iv, dan seterusnya).
- Nomor halaman diletakkan pada pias (lajur) atas sebelah kanan, berjarak tiga spasi dari margin atas (baris pertama teks pada halaman itu) dan angka terakhir nomor halaman itu lurus dengan margin kanan teks
2. Bagian Inti
Pembagian
nomor halaman pada bagian ini ditetapkan sebagai berikut:
- Penomoran mulai BAB I sampai dengan BAB terakhir menggunakan angka (1,2, dan seterusnya), diletakkan pada pias/lajur sebelah kanan berjarak tiga spasi dari margin atas (baris pertama teks pada halaman itu) dan angka terakhir nomor halaman itu lurus dengan margin kanan.
- Pada tiap halaman bertajuk, mulai BAB I sampai BAB terakhir nomor halaman diletakkan pada pias bawah persis di tengah-tengh, berjarak tiga spasi dari margin bawah.
And here's the example of kti. This is the kti that i use,
as a requirement to complete the lesson PKW 5th semester. Maybe not all part i can write in this, so i just choose the important, it's okay right.The title that i
choose is “Hubungan PLS dengan pengembangan karakter siswa baru angkatan 16
khususnya dalam menghadapi pembelajaran dan ujian Biologi”
Hope it will help you guys;)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Apa itu karakter? Karakter adalah sifat batin yang
memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki
manusia. Sekolah merupakan salah satu tempat untuk anak anak sampai remaja
untuk mengembangkan karakter yang ada di dalam diri mereka. Sekolah sangat
membantu pengembangan karakter anak-anak hingga remaja sehingga pentingnya
sekolah bagi anak-anak. Pengembangan karakter yang dimiliki para pelajar ini
merupakan salah satu untur penting dalam menghadapi proses pembelajaran. Oleh karena
itu diperlukan pembinaan karakter sejak dini kepada seluruh pelajar khususnya pelajar
SMA yang akan menghadapi dunia pembelajaran yang memiliki tahap kesulitan cukup
tinggi. Pengembangan karakter ini dilakukan pada siswa baru sebelum memulai
kegiatan belajar mengajar yaitu melalui kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah
(PLS)
1.2 Rumusan
Masalah
Apakah
ada hubungannya pengembangan karakter siswa dalam menghadapi pembelajaran,
khususnya dalam menghadapi ulangan di mata pelajaran biologi siswa-siswi SMA
Lokon St. Nikolaus Tomohon khususnya kelas X.
1.3 Batasan Masalah
Dari diidentifikasi masalah yang terpapar di atas diperoleh
gambaran dimensi permasalahan yang begitu luas.Namun menyadari adanya
keterbatasan waktu dan kemampuan, maka penulis memandang perlu memberi batasan
masalah secara jelas dan terfokus.
Selanjutnya masalah yang menjadi objek penelitian dibatasi
hanya pada hubungan Karakter dengan
kesiapan siswa-siswi SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon menghadapi pembelajaran,
khususnya biologi .
Karya tulis yang dibuat melingkupi SMA Lokon St. Nikolaus
Tomohon, siswa SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, dan pihak-pihak SMA Lokon St.
Nikolaus Tomohon.
1.4
Tujuan Penelitian
·
Mengetahui hubungan karakter dengan
proses pembelajaran
·
Mengetahui kesiapan siswa-siswi kelas X
SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon dalam menghadapi pelajaran Biologi
·
Untuk melengkapi tuntutan pelajaran
PKW-3 di SMA Lokon
1.5 Manfaat
Penelitian
1. Sebagai bahan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya
2. Sebagai saran bagi guru khususnya
guru budi pekerti dalam mendidik siswa-siswi
3. Sebaga informasi bagi orang tua
bahwa karakter dapat memberikan dampak
bagi kita baik siswa-siswi dalam proses pembelajaran.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1
Definisi
Sekolah
Sekolah adalah lembaga yang dirancang untuk pengajaran
siswa/murid dibawah pengawasan guru.
2.2 Definisi
Biologi
Biologi
adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur,
fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya.
2.3 Definisi Karakter
Menurut KBBI, Karakter
adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang
dari yang lain. Individu yang
berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap
mempertanggungjawabkan tiap akibat dan keputusan yang ia buat.
Karakter
Menurut para ahli
a.
W. B. Saunders
menjelaskan bahwa karakter adalah sifat nyata dan berbeda yang ditunjukkan oleh
indivudu, sejumlah atribut yang dapat diamati pada individu.
b.
Gulo W. Menjabarkan bahwa
karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya
kejujuran seseorang, biasanya mempunyai kaitan dengan sifat-sifat yang relatif
tetap.
c.
Kamisa mengungkapkan
bahwa karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang
membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Berkarakter artinya
mempunyai watak, mempunyai kepribadian.
2.4 Pengertian
Pengenalan Lingkungan Sekolah
Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan sebuah kegiatan yang umum
dilaksanakan di sekolah setiap tahun ajaran guna menyambut kedatangan para
peserta didik baru. Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) ini bertujuan untuk
mengenalkan Lingkungan sekolah dan sebagai sarana beradaptasi para siswa baru
terhadap lingkungan baru dan bersosialisasi dengan teman-teman baru serta ajang
wahana kebersamaan, kekeluargaan dan memajukan sekolah tersebut.
2.5 Hubungan
PLS dengan Menghadapi Pelajaran Biologi
Sekolah dapat mempengaruhi pengembangan karakter siswa.
Pengembangan karakter itu perlu dilakukan sejak dini. Karakter tersebut juga
mempunyai pengaruh besar terhadadap siswa. Misalnya dalam pembelajaran,
karakter yang kuat yang dimiliki siswa dan dibentuk dalam PLS tersebut memiliki
dampak yaitu dalam menghadapi ujian, khusunya yang penulis bahas yaitu
pelajaran biologi. Jika guru mata pelajaran memberikan soal yang susah dalam
ulangan, karakter siswa itu berpengaruh untuk menguatkan siswa dan memampukan
siswa untuk tidak ciut dan stress saat sedang ujian.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1
Lokasi
dan Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan di kawasan SMA
Lokon St. Nikolaus Tomohon khususnya pada siswa-siswi kelas X A.
3.2
Populasi
dan Sampel
Target populasi yang digunakan untuk melakukan generalisasi
dari sebuah penelitian adalah siswa-siswi khususnya kelas X A dan pihak-pihak
SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon. Dengan menggunakan teknik sampling yang baik
calon peneliti dapat menentukan ukuran sampel yang terlibat langsung dalam penelitian
berjumlah 14 orang.
3.3
Data
dan Sumber Data
Pada penelitian, data yang dikumpulkan
dalam penelitian ini adalah pengaruh Pengenalan Lingkungan Sekolah terhadap
karakter siswa khususnya menghadapi ujian Biologi. Sedangkan sumber data dalam
penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X A SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon.
3.4
Metode
Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah
menggunakan data primer yaitu data dikumpulkan sendiri oleh peneliti dari yang
sebelumnya tidak ada, dan tujuannya disesuaikan dengan keperluan penelitian
yang ditujukan langsung pada siswa-siswi kela X A SMA Lokon St. Nikolaus
Tomohon. Dimana terdapat 5 buah pertanyaan yang berbentuk pilihan Ya dan Tidak.
3.5
Variabel
Penelitian
a. Variabel
Bebas : Pengaruh Pengenalan Lingkungan
Sekolah
b. Variabel
Terikat : Siswa siswi kelas X dalam
menghadapi ujian Biologi
3.6
Instrumen
Penelitian
Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuesioner. Kuesioner ini dibuat oleh peneliti sendiri mengacu pada tinjauan
teori yang telah ada. Dengan cara pengisian kuisioner dengan 5 nomor pertanyaan
dengan pilihan jawaban Ya dan Tidak
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1
Hasil
Penelitian
Seperti
yang dijelaskan sebelumnya, data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner.Kuesioner
yang dibuat sebanyak 5 buah petanyaan dan diberikan kepada 14 responden.
Berikut adalah data yang telah dikalkulasi dan akan ditampilkan dalam bentuk
persentase. Persentase tersebut menggunakan formula sebagai berikut.
%
dari (Pilihan)
|
Apakah anda pernah mendapatkan nilai yang rendah dalam
ulangan di pelajaran Biologi?
|
Pada pertanyaan pertama, responden memberikan jawaban, yaitu 11 atau 78% menjawab Ya dan 3 atau 22% menjawab Tidak.
(diagram berdasarkan data)
|
Apakah PLS
memberikan dampak positif dalam pengembangan karakter anda?
|
|
(diagram berdasarkan data)
Menurut anda, Apakah ada hubungannya pengembangan karakter
tehradap pembelajaran, khususnya Biologi?
|
Pada pertanyaan
ketiga, responden memberikan jawaban, yaitu 12 atau 85% menjawab Ya dan 2 dan
15% menjawab Tidak.
(diagram berdasarkan data)
Menurut anda, Apakah ada hubungan karakter siswa terhadap
persiapan menghadapi ujian?
Pada
pertanyaan keempat, responden memberikan jawaban, yaitu 14 atau 100% menjawab
Ya dan 0 atau 0% menjawab Tidak.
(diagram berdasarkan data)
|
Menurut anda, Adakah ketidakpuasan yang anda rasakan selama
mengikuti PLS?
|
Pada
pertanyaan kelima, responden memberikan jawaban, yaitu 3 atau 21% menjawab Ya
dan 11 atau 79% menjawab Tidak.
(diagram berdasarkan data)
|
No
|
Pertanyaan
|
Responden
|
|||
|
Ya
|
Tidak
|
||||
|
Jumlah
|
%
|
Jumlah
|
%
|
||
|
1
|
Apakah anda pernah
mendapatkan nilai yang rendah dalam ulangan di pelajaran Biologi?
|
11
|
78
|
3
|
22
|
|
2
|
Apakah PLS memberikan dampak positif dalam
pengembangan karakter anda?
|
14
|
100
|
0
|
0
|
|
3
|
Menurut anda, Apakah ada hubungannya pengembangan
karakter terhadap pembelajaran, khususnya Biologi?
|
12
|
85
|
2
|
15
|
|
4
|
Menurut anda, apakah ada hubungannya karakter siswa
terhadap kesiapan menghadapi ujian?
|
14
|
100
|
0
|
0
|
|
5
|
Menurut anda, adakah ketidakpuasan yang anda rasakan
selama mengikuti PLS
|
3
|
21
|
11
|
79
|
Tabel 1.1 Rangkuman Responden terhadap Kuesioner
4.2
Pembahasan
Berdasarkan jawaban-jawaban para responden dalam kuesioner,
maka terjawablah permasalahan pada bab sebelumnya. Bahwa karakter sangat
menunjang dalam pembelajaran, khususnya Biologi, siswa-siswi kelas X-A SMA
Lokon St.Nikolau Tomohon. Dan PLS juga berhubungan dengan pengembangan karakter
siswa, yaitu siswa dibekali dalam kegiatan tersebut dan mengakibatkan siswa
semakin siap dalam menghadapi proses
pembelajaran, khususnya biologi.
BAB
V
PENUTUP
5.1
Kesimpulan
Dari hasil penelitian mengenai hubungan
PLS dengan pengembangan karakter siswa baru angkatan 16 khususnya dalam menghadapi
pembelajaran dan ujian Biologi kesimpulannya sebagai berikut.
Setelah
dilakukan penelitian dapat kita ketahui bahwa siswa-siswi Angkatan 16 khususnya
kelas X-A yang mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) lebih siap untuk
mengikuti pembelajaran, khususnya biologi karena mempunyai kemantapan karakter.
5.2
Saran
Untuk mencapai keberhasilan dalam study
siswa-siswi baru SMA Lokon St.Nikolaus Tomohon harus memanfaatkan dan lebih
sering mengadakan kegiatan yang dapat mengembangkan karakter siswa . Karena
karakter siswa berpengaruh dalam pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
LEMBAR KUISIONER
Nama
Responden :
Kelas :
Berilah
tanda silang (X) pada kolom dibawah ini sesuai dengan jawaban yang anda
inginkan
1.
Apakah
anda pernah mendapatkan nilai yang rendah dalam ulangan di pelajaran Biologi?
□Ya □Tidak
2.
Apakah
PLS memberikan dampak positif dalam pengembangan karakter anda?
□Ya □Tidak
3.
Menurut
anda, Apakah ada hubungannya pengembangan karakter terhadap pembelajaran,
khususnya Biologi?
□Ya □Tidak
4.
Menurut
anda, apakah ada hubungannya karakter siswa terhadap kesiapan menghadapi ujian?
□Ya □Tidak
5.
Menurut
anda, adakah ketidakpuasan yang anda rasakan selama mengikuti PLS?
□Ya □Tidak
You arrive at the very bottom of this article, see you guys
on my next article