Memasak itu mungkin untuk kebanyakan orang bukanlah hal
diminati, namun kalau makan pastinya semua orang suka. Tapi kalo masaknya
bersama orang yang kalian sayang pastinya menyenangkan bukan? Disini orang yang
kalian sayang bukan hanya berarti pacar kalian ya. Bisa kan orang-orang itu
teman kalian sendiri? Jadi, pada saat kalian masak, yang kalian hasilkan bukan
hanya makanan, tapi juga kenangan, benar kan?
Nah, saat SMA ini, disekolah kalian yang berkurikulum 2013
pasti mengenal pelajaran Pendidikan Kewirausahaan (PKW). Pelajaran ini sendiri bertujuan
untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada setiap siswa. Misalnya saja makanan. Makanan
ini dibuat untuk dijual dan untuk menghasilkan uang. Jadi pada pelajaran PKW
semester 4 di sekolahku, aku dan teman-teman kelasku diberi tugas untuk memasak
makanan sendiri, kemudian dijual. Namun, kami harus memperhatikan unsur-unsur
kewirausahaannya tentu. Kami mulai mengolah produk yang akan kami jual nantinya
(makanan) dari tahap pembelian bahan baku hingga pengemasan dan penjualan. Kami
selalu menghitung uang yang keluar dan berusaha agar jumlah uang yang keluar
tidak lebih besar dari uang yang masuk.
Yang akan kami masak sendiri disebut sosis gulung mie tepung.
Sosis gulung mie tepung ini bahan dasarnya hanya sosis mie dan telur. makanan
ini kami pilih dari hasil diskusi dengan teman-teman satu kelas dengan
pertimbangan, proses pembuatannya yang mudah, bahan bakunya murah dan mudah
didapatkan, serta pastinya banyak peminat dari masing-masing bahan. Dibawah ini
akan dijabarkan resep dari masakan ini.
Bahan :
Mie Instan
Sosis ayam/sapi
Telur
Tusuk sate
Tepung bumbu
Cara Pembuatan :
1.
Rebus mie instan sampai matang dan sambil
menunggu mie masak, potong sosis menjadi 3 bagian. Di tiga bagian itu potong
berbentuk x di atas sosis.
2.
Setelah mie masak, tiriskan mie dan campurkan
dengan bumbu hingga rata.
3.
Lilitkan mie pada sosis dan biarkan bagian ujung
sosis tetap terlihat.
4.
Cekupkan mie ke dalam telur hingga semua bagian
tertutupi, kemudian masukkan ke dalam tepung bumbu agar rasanya semakin gurih.
5.
Goreng sosis gulung mie tepung itu hingga
berwarna kecoklatan. Setelah itu hidangkan sosis gulung mie tepung kamu.
Saat memasak, selalu ada tawa yang terbentuk diantara kami. Makan
sambil masak selalu kami lakukan. Kami sudah mempunyai tugas masing-masing, ada
yang bagian menggoreng, menggulung memotong sosis, dan ada pula yang di bagian
pemasaran dan kebersihan. Canda bahagia tercipta hingga semua proses dalam
memasak selesai. Walaupun demikian, kami tetap profesional dalam memasak. Makanan
kami sudah siap untuk dipasarkan. Target kami adalah siswa/i kelas 10 dan 11. Kami
pula sukses dalam memasarkan produk kami ini. Dari kurang lebih 30 bungkus yang
dihasilkan, semuanya laku terjual, bahkan tetap terdapat sisa bahan baku yang
masih dapat digunakan. Dari modal 300 ribu rupiah, kami dapat menghasilkan keuntungan
hampir 2x lipat, yaitu 540 rb. Kami menjual
satu kemasan dengan harga 18 ribu. Angka ini kemungkinan dapat semakin
bertambah, jika kami benar-benar menggunakan bahan yang kami punya dengan baik.
Namun, setelah merasa cukup untuk mendapatkan keuntungan, kami menghentikan
penjualan dan memutuskan memakan sisa makanan itu bersama-sama.
Akhir dari salah satu kegiatan di pelajaran PKW kami ini
yaitu berkembangnya jiwa kewirausahaan kami dalam sistem jual beli makanan,
skill dalam memasak, kekompakan dalam kelas, dan memori dari segala canda dan
gurau yang terbentuk. Semoga di lain waktu dapat memasak seperti ini bersama teman
sekelasku kembali.



